Kaum Yahudi Adalah Pendiri Amerika
04.29 | Author: viksi cycle














Siapa penemu benua Amerika? sejarah mencatat Christopher Columbus sebagai penemunya. Hanya Christoper Coulumbus kah yang berperan dalam penaklukan tanah luas ini?, ataukah justru Columbus hanya diperalat untuk tujuan konspiratif yang jauh lebih besar.

Pada 2 Agustus 1492, lebih dari 300.000 Yahudi diusir dari Spanyol (catatan : Yahudi sudah seringkali diusir oleh bangsa lain karena sifat buruknya, mulai dari keturunan nabi Yusuf AS yang diusir dari mesir oleh firaun, diusir dari Inggris, hingga spanyol. Sesuai nama kaumnya isra = perjalanan dan el = Tuhan, yang bila diartikan adalah bangsa yang diperjalankan oleh tuhan / Allah, mereka tidak punya tanah air). Hari berikutnya yaitu 3 Agustus, Columbus berencana melakukan pelayaran ke barat dengan mengikutsertakan sekelompok Yahudi. Namun para Yahudi ini tidak bisa disebut pengungsi karena telah sejak lama rencana Columbus menarik perhatian orang-orang Yahudi yang berpengaruh. Bahkan Ratu Isabella yang mendanai pelayaran Columbus ini dipengaruhi oleh 3 Maranos (orang-orang Yahudi rahasia) yang punya pengaruh besar di istana Spanyol. Mereka adalah Luis de Santagel, seorang penarik pajak kerajaan dan pedagang penting di Valencia, Gabriel Sanchez, bendahara istana dan Juan Cabrero, seorang pengurus rumah tangga kerajaan. 3 Maranos ini mengatakan kepada ratu bahwa harta kerajaan mulai menipis, dan kemungkinan Columbus menemukan emas di Hindia. Akhirnya ratu Isabella pun rela menggadaikan perhiasannya untuk membiayai pelayaran itu.

Cristoforo Colombo (nama asli Christopher Columbus) sendiri merupakan anggota ordo knight of Christ, pecahan dari knight Templar yang dibasmi secara kejam oleh raja Philip le Bell dan Paus Clement V pada hari jumat 13 oktober tahun 1307. knight Templar kemudian terpecah menjadi beberapa ordo, beberapa diantaranya adalah knight of Teutonic (Adolf Hitler merupakan anggota ordo ini) di Jerman, knight of Malta di Malta dan knight of Christ di Italia. Pecahan knight Templar ini juga memiliki tujuan untuk menemukan suatu tanah baru yang terbebas dari pengaruh gereja katolik yang telah menguasai seluruh eropa pada masa itu.

Sejak awal, kalangan Yahudi melihat Amerika bak sebuah tanah yang penuh buah dan merupakan tanah yang dijanjikan yang bebas dari tekanan katolik Roma yang dikomandoi oleh Paus, terlebih lagi mereka diusir dari spanyol sehingga semakin memicu para Yahudi untuk migrasi ke tanah baru.

Sesampainya di tanah Amerika, pasukan ekspedisi langsung menjalankan sistem kolonialisasi (penjajahan) dengan membasmi penduduk pribumi yaitu suku Indian. Columbus bersama “boncengan” Yahudi nya melakukan pembantaian yang lebih tepat disebut pemusnahan etnis (genocide). Dua peneliti dari California University yaitu Sherburne dan Woodrow mendapatkan bahwa dalam waktu 12-20 tahun setelah kedatangan Columbus, suku Arawak yang awalnya berjumlah 8 juta orang menjadi tinggal 22.000 orang saja. Artinya lebih dari 90% penduduk asli dimusnahkan oleh Columbus dkk. dalam waktu 12-20 tahun.

Salah seorang Yahudi awak kapal Columbus bernama Luis de Torres yang pertama kali menemukan kegunaan tembakau, ia kemudian bermukim di Kuba dan bisa dikatakan dialah pionir kontrol Yahudi atas bisnis tembakau sekarang ini.

Peranan Yahudi dalam pembentukan (founding) Amerika dimulai sejak awal penemuannya, jadi tidak aneh bila sekarang Amerika sangat mendukung Israel/ Yahudi dalam menjalankan politik luar negerinya, karena pada dasarnya Amerika sendiri didirikan dan dikuasai oleh para Yahudi sejak awal berdirinya, bahkan orang-orang penting yahudi merupakan inisiator ekspedisi penemuan benua baru ini. Sejak agresi dan ekspansi inilah kaum Yahudi mulai menetap di benua Amerika.

Di dalam kelompok ekspedisi Columbus, terdapat banyak orang Yahudi, bahkan seorang Yahudi teman Columbus bernama Bernal yang bertugas sebagai dokter di kapal Santa Maria pimpinan Columbus berkhianat dan menghasut awak kapal untuk memberontak terhadap Columbus dan berhasil. Columbus pun melarikan diri pulang ke Spanyol. Columbus sendiri meninggal pada tahun 1506 dalam keadaan menyedihkan dan miskin. Betapa liciknya kaum Yahudi yang membuang seseorang yang diperalatnya bila sudah tidak dibutuhkan lagi.

Kaum Yahudi ini tidak saja hanya mendiami Kuba, Brazil juga merupakan daerah favorit kaum Yahudi Eropa untuk dijadikan tempat tinggal. Saat meletus peperangan antara Brazil dan Belanda, kaum Yahudi Eropa yang telah menetap di Brazil merasa tidak aman dan memilih untuk mengungsi ke sebuah koloni belanda di Amerika Utara yang dinamakan Nieuw Amsterdam. Gubernur Jenderal Nieuw Amsterdam saat itu Peter Stuyvessant mencium gelagat tidak baik dari eksodus orang-orang Yahudi tersebut dan berusaha meminimalisir jumlah mereka di koloninya. Namun dengan pengaruh pemodal Yahudi di Eropa yang menyokong bantuan dana Belanda di masa peperangan akhirnya kaum Yahudi pun bebas masuk ke koloni ini. Walau begitu Peter Stuyvessant tetap membatasi peranan kaum Yahudi ini di koloninya dengan membuat peraturan seperti Yahudi tidak boleh menjadi ambtenaar (pegawai pemerintahan) dan juga dilarang membuka retail dan menjual komoditas tertentu. Ternyata pembatasan ini justru membuat Kaum Yahudi ini menjadi kreatif untuk menghasilkan uang. Salah satunya dengan menjual pakaian bekas dan membuat pakaian yang kuat serta murah meriah yang terbuat dari bahan terpal, bahan layar kapal yang sekarang ini dikenal dengan nama jeans atau blue jeans. Pakaian ini dikembangkan oleh seorang Yahudi bernama Levi Strauss. Akhirnya jadilah Nieuw Amsterdam sebagai pusat perdagangan pakaian bekas. Nama Nieuw Amsterdam diberikan oleh Belanda untuk mengobati rasa rindu terhadap kampung halaman, kemudian oleh kaum Yahudi pendatang baru dinamakan New Jerusalem, akhirnya kota ini direbut oleh Inggris dari Belanda dan dinamakan New York.


Saat ini siapa yang tidak kenal New York? kota terbesar di Amerika dan merupakan pusat komunitas terbesar dan terpadat di seluruh dunia, bahkan lebih dari setengah perputaran uang dunia dikendalikan dari New York. Ini merupakan bukti bahwa sesungguhnya Yahudilah yang membangun kota New York dan menguasainya hingga kini.


sumber : http://thetruth4world.wordpress.com/2009/01/28/kaum-yahudi-adalah-pendiri-amerika/

|
This entry was posted on 04.29 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: